YUSRIL : PEMERINTAH TIDAK TAHU KONSEP KHILAFAH

Yusril Ihza Mahendra dalam kesempatan di undang di dalam acara ILC (Indonesia Lawyers Club)  mengatakan, cap Anti-Pancasila yang dialamatkan kepada ormas – ormas, khusus yang mengusung Khilafah oleh pemerintah muncul karena ketidaktahuan pemerintah atas konsep khilafah. “Jangan mengklaim bahwa seolah-olah Pemerintah penafsir yang benar soal Pancasila,” kata Yusril dalam kesempatan itu.

Menurut Yusril, konsep Khilafah yang ditakuti selama ini hanyalah soal beda tafsir semata. Dia mengatakan, Khilafah adalah sebutan teknis untuk sebuah derajat tinggi sebuah pemerintahan di dalam ajaran Islam. “Secara umum bahwa di dunia Islam ada kepemimpinan oleh satu institusi entah itu namanya imamah, khalifah, ya itu memang dibahas baik teori politik Islam maupun teori fiqih Islam,” katanya.

Yusril menjelaskan, Partai Bulan Bintang (PBB) juga mengenal konsep dengan sistem khilafah.

Merujuk kepada pendapat Ketua Partai Masyumi yang pertama, DR. Sukiman Wiryosenjoyo dalam sidang BPUPKI tahun 45, Yusril mengatakan, “pertama kali di tawarkan oleh beliau di dalam sidang tersebut adalah sistem Khilafah”, apakah ini salah ? Kemudian sidang itu memutuskan sistem Republik bukan sistem kerajaan atau yang lainnya karena sistem Republik lebih mendekati sistem Khilafah”. Memang lebih cocok di terapkan Indonesia yang mayoritas muslim. (TB, sumber : rekaman  Youtube ILC).

Facebook Comments
Tags:

Related Posts