Silaturrahim Tahunan bersama Kholifah/Amirul Mu'minin

WILAYAH ACEH SUMUT ADAKAN SILATURRAHIM TAHUNAN DI PONPES UKHUWWAH ISLAMIYYAH (PPUI) ACEH BERSAMA KHOLIFAH

Nanggroe Aceh Darussalam, 22 Sya’ban 1439 H (08/05/18). Perwakilan Kekhalifahan Islam (Khilafatul Muslimin) Wilayah Aceh Sumut adakan acara Silaturrahim Tahunan di Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Aceh – Gayo Lues.

Silaturrahim Tahunan yang rutin diselenggarakan setiap satu tahun sekali, tepatnya di bulan sya’ban bertujuan, “Agar seluruh warga Khilafatul Muslimin bisa  saling maaf-memaafkan setiap kesalahan. Baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Dengan harapan ketika memasuki bulan suci romadhon, hati menjadi bersih dalam menyempurnakan ibadah.”

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, acara silaturrahim tahunan kali ini dihadiri langsung oleh Kholifah/Amirul Mu’minin, Asy Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ Hafidzahullah Ta’ala sebagai tamu undangan sekaligus sebagai pengisi tausiyah diacara tersebut.

Diawali dengan muqoddimah dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Qosim Nurseha, menandakan dibukanya acara silaturrahim tahunan. Kemudian, pemandu acara membacakan kembali susunan acara yang sejatinya sudah dikemas sebelumnya.

Kata sambutan mulai dari Ketua Panitia, Amir UmmilQuro Kutacane, Amir UmmilQuro Medan Utara, Amir UmmilQuro Pangkalan Brandan, serta kata sambutan dari Amir Wilayah Aceh Sumut disampaikan kepada para peserta dan tamu undangan.

Setelah itu, perwakilan dari aparat setempat, perwakilan dari Ponpes Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Aceh juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kata sambutannya sebelum memasuki acara puncaknya yaitu “Tausiyah Acara” yang diisi langsung oleh Kholifah/Amirul Mu’minin.

Suasana haru menyelimuti wajah-wajah para peserta dan tamu undangan. Kenapa tidak! Kholifah/Amirul Mu’minin sebagai Pimpinan tertinggi di Al-Jama’ah Khilafatul Muslimin hadir dihadapan mereka dan dapat mendengarkan langsung nasehat serta tausiyahnya yang sejatinya dapat menyejukkan hati.

“Rasa persaudaraan kita ini resmi karena iman. Sebab yang persaudarakan kita ini Allah.” Sekilas tausiyah yang disampaikan oleh Kholifah/Amirul Mu’minin, Asy Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ Hafidzahullah Ta’ala.

Tidak hanya menyampaikan tentang bagaimana sejatinya bersaudara, saling maaf -memaafkan, Kholifah/Amirul Mu’minin juga menambahkan bahwa, ” Dalam beribadah itu harus dengan ilmu. Sedangkan ilmu itu tidak ada gunanya untuk iman, tapi berguna jika ilmu itu dipraktekkan untuk iman.”

Dipenghujung acara, Kholifah/Amirul Mu’minin juga memanjatkan do’a sebelum akhirnya acara ditutup dan dilanjutkan dengan Mushafahah (saling bersalaman) untuk saling maaf-memaafkan. [Muhammad Ardiansyah Al Anshory, Sumber Foto dari Facebook Asharianto] 

Facebook Comments
Tags:

Related Posts