Kholifah Menanggapi Pro Kontra Ahok
Kholifah Menanggapi Pro Kontra Ahok

VIDEO EKSKLUSIF ! KHILAFATUL MUSLIMIN ANGKAT BICARA MENANGGAPI PRO KONTRA AHOK DI MEDIA

Berikut ini video rekaman Kholifah Amirul Mu’minin Abdul Qodir Hasan Baraja angkat bicara menanggapi tentang perkembangan yang sedang memanas di Indonesia seputar Pro dan Kontra Ahok. Eksklusif!

Dibawah ini teks lengkap video eksklusif Khilafatul Muslimin oleh Kholifah mengenai Pro Kontra Ahok.

Pro dan kontra Ahok masa kini.

Khilafatul Muslimin kalau disuruh menanggapi masalah itu, pertama kita harus pahami bahwa sistem kehidupan sekarang ini pada umumnya dimuka bumi ini baik barat maupun timur pada umumnya bersistem demokrasi. Sistem demokrasi itu bukan sistem Islam tapi sistemnya orang-orang yang tidak mengerti Al Qur’an dan As Sunnah. Jadi kalau orang beriman ingin melaksanakan Quran dan Sunnah dalam sistem demokrasi itu suatu yang aneh. Karena sistem demokrasi itu kalau pemimpinnya mau orang musyrik kah, mau orang komunis kah, mau orang laki-laki mau perempuan namanya sistem demokrasi yang penting bukan monyet saja, jadilah. Jadi kalau kita mau pakai syariat itu bukan di sistem demokrasi tapi di sistem kehidupan islami. Pemimpinnya di jaman Nabi sistem kenabian namanya, setelah Nabi pemimpin pelanjut Nabi itu adalah Kholifah. Itu anak Ibtida’iyyah (SD) juga paham. Maka sistemnya disebut sistem kekholifahan bukan sistem demokrasi. Jadi kalau kita mau cerita syariat dalam sistem demokrasi itu sebenarnya lucu. Kalau mau kepada Islam yah tegakkan sistem syariat. Yaitu sistem kenabian di zaman nabi pemimpinnya adalah Nabi. Setelah Nabi sejarah tahu, orang kafir pun paham bahwa sistem ummat Islam itu setelah Nabi adalah sistem kekholifahan pemimpinnya seorang Kholifah. Selesai.

Lalu kita ribut diluar sistem kita sendiri kan lucu. Nah, jadi kelucuan yang terjadi sekarang ini jangan kita ikut campur biarkan yang lucu-lucu, biarin. Kita tetap saja pada pendirian Islami kita, dengan Rahmatan Lil Alamin (Islam menjadi rahmat untuk seluruh alam), tidak anti kafir, tidak kita. Kita cuma tidak setuju dengan Kristen kita tidak anti kristen. Tidak setuju dengan Budha kita bukan anti Budha. Tidak setuju dengan yang salah ini kita bukan anti sama mereka maka kita da’wah. Mudah-mudahan mereka menjadi pembela kebenaran. Jangankan orang yang sudah memang Islam, orang kafir-kafir pun di zaman Nabi itu diharapkan mendapat hidayah untuk membela Nabi, membela Islam. Nah itulah kita punya misi. Nah, demikian singkat jelas. [Abdul Aziz]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts