TIMSES SYI’AR KEKHALIFAHAN DUNIA SILATURAHIM KE KH. M. ARIFIN ILHAM DI AZ ZIKRA

Beberapa tahun yang lalu di awal-awal redaksi majalah al khilafah terbit, masih di bawah pimred (pimpinan redaksi), Ust. Rafli Al Katiri, beliau bersilaturahim kepada KH. Muhammad Arifin Ilham untuk menyampaikan misi Kekhalifahan Islam. Sama-sama kita tahu pada saat itu perwakilan Kekhalifahan milik kaum muslimin baru beberapa Kemas’ulan (strutural dalam Khilafatul Muslimin) saja. Salah satu statemen yang kita kenal dari ustadz yang dikenal dengan dzikir akbarnya adalah, “Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) adalah embrio Khilafah”.

Belasan tahun telah berlalu sejak di maklumatkannya Kekhalifahan Islam, kini telah ada hampir enam ratusan perwakilan tingkat Kemas’ulan dari Sabang (Aceh) hingga Merauke (Papua), juga Flores dan beberapa ada di negri jiran Malaysia, (red). Tahun 2000 di undang hampir dua ribu ulama untuk di tawarkan Kekhalifahan Islam dan diharapkan terangkat seorang Khalifah /Amirul Mukminin ketika itu, namun qodarullah nya belum terjadi, (red).

Tahun 1440 H mendatang Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) rencana akan kembali mengundang kalangan ulama, tokoh Islam, cendikiawan muslim, ormas Islam bahkan aparat pemerintahan, baik TNI dan Polri, untuk hadir dalam sebuah “Tabligh Akbar”, dengan tema “Indonesia Menjadi Titik Awal Kebangkitan Islam Dunia”.

Untuk mendukung sukses nya acara ini maka telah di bentuk kepanitiaan dan Timses (Team Sukses) Syi’ar kekhalifahan Islam Dunia. Pada 25 Rajab 1439 H (12/04) yang lalu Timses yang telah terbentuk bersilaturahim kepada KH. Muhammad Arifin Ilham di Az Zikra, setelah sebelumnya telah pula bersilaturahim ke beberapa ulama dan tokoh Islam. Proposal acara Syi’ar pun telah disampaikan, maksud dan tujuan lengkap tertera di dalam proposal yang sudah di siapkan.

Pada dasarnya para ulama dan ummat Islam sepakat akan persatuan ummat Islam, tentang Kekhalifahan pun sependapat, namun melihat situasinya saat ini sepertinya kurang tepat. Masih mencoba mengupayakan persatuan Ummat Islam dengan cara lain (red). Demikianlah yang dapat redaksi ambil kesimpulannya dari silaturahim kali ini. [Tubagus, Lukman koresponden Bogor]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts