baiat kemasulan Belawan
baiat kemasulan Belawan

Tiga Hari Pasca Tahdzib, Akselerasi Dakwah Kemas’ulan Medan Hasilkan Kemas’ulan Baru

BERITA KEKHALIFAHAN 0

MEDAN – Pasca Tahdzib (pembinaan) di Aceh, kemas’ulan Medan mengadakan acara sosialisasi kekhalifahan Islam di masjid Aqobah, Gudang Arang, Belawan – Medan, pada Rabu malam, 26 Dzulqa’dah 1434 H. Dihadiri oleh lebih dari 100 orang jama’ah masjid dan tokoh-tokoh pergerakan Islam dari NII, PERSIS, FPI, JAT dan HTI.

Pemateri dalam acara ini adalah ustad Mukhliansyah yang diundang khusus dalam rangkaian safari dakwah nya bersama Khalifah.

Acara yang dikemas padat namun syarat dengan syi’ar ini menerima sambutan hangat dari masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, terimakasih atas kehadiran ustad disini, insya Allah ustad dan ikhwan-ikhwan dari Khilafatul Muslimin tidak salah memilih tempat untuk mencari saudara seperjuangan disini,” ungkap seorang imam Masjid kepada ustad Mukhliansyah seusai acara.

Di akhir acara, berbai’at empat orang warga, dua diantara nya ialah eks tokoh pergerakan dari NII di Belawan.

Dengan jumlah total 10 orang yang telah berbai’at selama safari dakwah Khalifah di Medan, maka dibentuklah kemas’ulan Medan Belawan, sebagai pemekaran dari kemas’ulan Medan di Martubung.

Pemilihan Mas’ul oleh warga khilafah di Belawan dilakukan malam itu juga. Bai’at tugas Mas’ul terpilih, pak Imbalo, langsung diambil oleh Amir Ummul Quro Aceh, Ustad Megah.

Dengan terbentuknya kemas’ulan Medan Belawan ini, diharapkan dapat menjadi titik awal perjuangan kaum muslimin yang ada di Medan, dalam upaya penegakkan syariat secara kaffah (menyeluruh) dalam sistem khilafah.

“Mohon do’a akhi, dalam enam bulan kedepan semoga kami dapat membentuk perwakilan Khilafah setingkat Ummul Quro di Medan ini,” kata pak Jasman, staf kemas’ulan Medan Martubung, kepada Al-Khilafah. [Ramadhani/NP]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts