Terbentuknya Khilafatul Muslimin Wilayah Buton Sulawesi Tenggara

Makassar Sulawesi Selatan, Kamis, 11 Sya’ban 1434 H (20/06/2013). Khilafatul Muslimin Wilayah Sumbawa Barat yang struktural binaan-nya hingga Makassar, Sorong (Papua Barat) dan Buton (Sulawesi Tenggara) kembali mengalami pemekaran. Sebelumnya Wilayah Sumbawa Barat adalah Wilayah pemekaran pertama bersama Wilayah Bima dari Wilayah paling awal dalam Khilafatul Muslimin, yaitu Wilayah Nusa Tenggara pada 20 Rabi’ul Awwal 1428 H, sedangkan Wilayah Nusa Tenggara sendiri terbentuk pada tahun 1423H atau 2003 M, 10 tahun lalu.

Sebelum pemekaran dilakukan Wilayah Sumbawa Barat dibawah pimpinan Amirnya, Ust. Abdul Bashir Sinene membawahi 8 Ummul Quro yang letaknya sangat berjauhan, 4 di Pulau Sumbawa (Taliwang I, Taliwang II, Utan dan Sumbawa Besar), 1 di pulau Lombok (Selong), 2 di Sulawesi (Makassar dan Buton) dan 1 di Papua Barat (Sorong), sehingga pemekaran ini tidak dapat ditawar lagi. Maka, pada Kamis, 11 Sya’ban 1434 H (20/06/2013) sebanyak 3 perwakilan Ummul Quro dari Sulawesi dan Papua berkumpul di Makassar tepatnya di Kemas’ulan Malawa dalam rangka melaksanakan agenda penting ini.

Amir Ummil Quro’ dan staf yang datang dari Sorong terdiri dari 5 orang, mereka telah hadir sejak Selasa, 18/6/2013 di Makassar. Amir Ummil Quro’ Sorong, Ust Rusydi Sabaruddin membawa serta stafnya, Ust  Sulthon Tarim, Nasir Daud, Farid Abu Bakar dan Ust Qoyim. Sedangkan dari Ummul Quro Buton, Sulawesi Utara yang hadir  3 orang mereka pun telah hadir sejak Rabu, 19/06/2013. Amir Ummul Quro’ Buton, Ust Mukhlisin Jaelani membawa serta stafnya, Ust. Sahlan dan Ust. Abdul Kamil. Sedangkan Ummul Quro Makassar sebagai tuan rumah menghadirkan 6 orang, yaitu Amirnya,  Ust Sofyan, Ilyas, Azhar Husain, Ust Hasbi Nur dan Muhammad Umair.

Untuk acara ini, Ummul Quro Makassar sengaja memilih Kemas’ulan Malawa yang jauh dari hiruk pikuk pusat kota, sekitar 3 jam perjalanan dari Makassar agar bisa menghadirkan suasana tenang dan khidmat sehingga Musyawarah dan pemilihan bisa berlangsung lancar.  Rombongan dari ketiga Ummul Quro berangkat dari Makassar dengan 3 mobil serta 9 sepeda motor, mereka tiba di Kemasulan Malawa sekitar pukul 14.00 wita. Kehadiran rombongan langsung disambut hangat warga Malawa dengan hidangan makan siang. Karena waktu sudah lewat tengah hari acara Pemilihan Amir Wilayah dimulai di Masjid Malawa, yang berjarak sekitar 500 M dari rumah Ust Yusuf, Mas’ul Ummah Malawa. Acara dimulai dengan taushiyah dan pembacaan tata tertib. Dalam acara ini peserta yang punya hak pilih adalah 14 Orang. Acara berlangsung alot, suara nampak bersaing sehingga pemilihan pun dilakukan dalam dua putaran. Putaran pertama perolehan suara; 5 suara untuk Ust Mukhlisin Jailani, 5 suara untuk Ust Rusydi, 1 suara untuk Ust Sofyan , 2 suara untuk Ust Azhar dan sisa 1 suara untuk Ust Farid Abu Bakar. Pada putaran kedua, 3 bakal calon suara terbanyak pada putaran pertama dimajukan sebagai calon, sehingga hasilnya; Ust. Mukhlisin Jailani terpilih sebagai Amir Wilayah baru dengan 7 suara, urutan kedua Ust Rusydi dengan 5 suara dan Ust Azhar dengan 2 suara. Sebagaimana biasanya nama Wilayah yang sedianya dipikirkan Wilayah Sulawesi Selatan harus berubah jadi Wilayah Buton sesuai asal  Amir terpilih.

Acara yang dihadiri oleh Amir Daulah Khilafatul Muslimin, Ust. Zulkifli Rahman dan Amir Wilayah Sumbawa Barat, Ust. Abdul Bashir Sinene dan Amir Wilayah Flores, Ust. Mukhtar Hadiyono ini langsung berlanjut pada pembai’atan tugas Amir terpilih Ust Muhlisin Jaelani oleh Amir Daulah Khilafatul Muslimin. Setelah itu juga langsung dilakukan penyusunan dan pelantikan anggota “kabinet” Wilayah Buton, dimana bertindak sebagai Kaatib, Ust. Farid Abu Bakar (Sorong), petugas Baitul Maal, Ust. Syahlan (Buton), Haarisul Maaliyah Ust Abdullah Kamil (Buton). Selanjutnya bertindak sebagai petugas Qismut Tarbiyah Wat Ta’lim, Ust Hasbi Nur (Makasar), Qismut Tasjil Wat Taftisy, Ust Irham Darwis, Qismul Muwaasholatil Ijtima’iyyah, Ust Azhar Husain. Untuk Qismur Riyadhoh Wash Shihhah, Ust Akkas, dan terakhir Qismul  Jasaddiyah, Sulthon Tarim. Dalam sambutannya sebagai Amir Wilayah terpilih, Ust Mukhlisin mengajak seluruh staf dan warga Khilafatul Muslimin yang telah memilihnya untuk bekerja sama, menghadirkan sinergi dalam rangka menegakkan kalimah Allah, mendzohirkan Khilafah dan tegakkan syari’ah di muka bumi. Dengan terbentuknya Wilayah Buton maka dalam tubuh Khilafatul Muslimin sudah terbentuk 16 Wilayah struktural dan 1 Wilayah pendidikan. [SulthonTarim]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts