Diskusi MUI-IAIN-KhilafatulMuslimin
Diskusi MUI-IAIN-KhilafatulMuslimin

Tanpa Persatuan Ummat, Rahmatan Lil ‘Alamin Hanya Akan Menjadi Slogan Kosong

BERITA KEKHALIFAHAN 1

Bandar Lampung – MUI Lampung bekerjasama dengan IAIN Raden Intan mengadakan acara diskusi bersama Khilafatul Muslimin dengan tema Mewujudkan Islam Yang Rahmatan Lil ‘Alamin. Bertempat di Masjid Kekhalifahan Islam, acara berlangsung pada hari Jum’at (1-Dzulqa’dah) pukul 20:00, dihadiri oleh sekitar 150 peserta.

Penyelenggaraan acara diskusi ini bertepatan dengan mabit (malam bina iman dan taqwa) yang biasa diselenggarakan oleh Khilafatul Muslimin pada setiap malam tanggal 1 bulan hijriah.

Dalam penyampaian makalahnya, ketua MUI Lampung, Suryani M. Nur, MM., M.SI, mengatakan bahwa Indonesia bukan negara Islam walaupun mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Indonesia berada di ambang krisis akhlak, banyak pejabat negara ini yang akhlaknya tidak sesuai dengan (tuntunan) Islam,” katanya.

Sementara itu, Dr. Jamal Fakri yang mewakili IAIN Raden Intan Lampung berpendapat bahwa lembaga pendidikan pesantren menjadi media utama dalam membentuk karakter generasi  rahmatan lil ‘alamin yang sangat toleran bagi kebudayaan masyarakat, khususnya Indonesia.

Perwakilan dari Khilafatul Muslimin, Ustad Zulkifli Rahman, menegaskan bahwa negara Indonesia memang bukan negara Islam, juga bukan negara agama lainnya.

“Para pendiri negara Indonesia ini, sejak dulu telah sepakat bahwa negara Indonesia bukan negara Islam, bukan pula negara Kristen atau negara agama-agama lainnya, tapi negara Pancasila. Maka bukan pada tempatnya jika menuntut pelaksanaan aturan-aturan ajaran suatu agama tertentu kepada negara Indonesia, terlebih lagi Islam,” katanya.

“Begitu juga sebaliknya, negara tidak perlu repot-repot mengatur urusan kaum muslimin. Negara urus saja soal pajak, kaum muslimin punya urusan soal Baitul Maal. Negara urus saja kapan hari kemerdekaan harus dilaksanakan, sementara kapan jatuhnya bulan Ramadan atau hari raya Idul Fitri itu urusan kaum muslimin. Maka ummat Islam tidak usah mengurusi negara, kita urus saja apa yang menjadi urusan kita,” tambahnya.

Terkait negara, Ustad Zulkifli mengatakan bahwa ummat Islam tidak ada urusan dengan penyelenggaraan negara, yang menjadi urusan kaum muslimin adalah berjama’ah.

“Berjama’ah itu urusan besar kaum muslimin fil ardl (seluruh dunia), sebagai wujud persatuan ummat Islam, dengan itulah rahmatan lil ‘alamin bisa terwujud . Tanpa adanya persatuan ummat, maka rahmatan lil ‘alamin hanya akan menjadi slogan kosong,” kata Ustad Zulkifli.

Menanggapi pertanyaan apakah Khilafatul Muslimin adalah sebuah negara dalam negara, Ustad Zulkifli menjawab bahwa kekhalifahan Islam bukan negara, melainkan sistem kepemimpinan ummat Islam sedunia sebagai wadah ummat Islam dalam berjama’ah.

“Khilafatul Muslimin tidak akan merebut negara Indonesia, untuk apa merebut negara yang banyak hutang begini, dikasih cuma-cuma saja kita tolak,” tutup Ustad Zulkifli. [NP]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts