Penjemputan Kholifah di Bandara Juanda Surabaya

SILATURAHMI KHOLIFAH DI WILAYAH SURABAYA JUMADIL TSANNI 1435 H

Selasa, 8 Jumadil Stani 1435 H / 8 Maret 2014 M Pesawat yang menerbangkan Kholifah mendarat di bandara Juanda Pk.9.45, dari pintu kedatangan Amir Wilayah Surabaya Ust.Mohammad Faisal beserta jajaran struktural  pimpinan beliau telah siap menjemput pemimpin besar ummat Islam /Amirul mukminin al- Usatad Abdul Qadir Baraja. Diiringi empat unit mobil penjemputan rombongan menuju ke arah kantor perwakilan Khilafatul Muslimin yang berada di Jl. Gadel Sari 1A Surabaya. Kehadiran beliau dalam rangka silaturahim dengan ummatnya ini sudah dinanti -nantikan oleh ikhwan maupun ahkwat yang berada di Surabaya. Tepat pukul 11.00 Kholifah beserta rombongan penjemput sampai di maktab.

 100_0413

Selanjutnya ada dua agenda secara resmi yang di jadwalkan oleh struktural wilayah Surabaya berkaitan dengan kedatangan Kholifah tersebut, pertama bertemu seluruh warga Surabaya dilanjutkan ke perwakilan yang berada di luar kota,Bangil,Bondowoso,Jember dan sekitarnya.

Pada pertemuan dengan para ummahat yang merupakan agenda silaturahmi pertama di Surabaya, Kholifah disela – sela tausiyahnya beliau menyampaikan pentingnya niat dalam pelaksanaan kehidupan sehari-hari dalam berjamaah, niat itu semata mata hanya beribadah mencari ridho Alloh. Seorang ummahat atau seorang ibu begitu penting dan besar peranannya dalam perjuangan penegakan dienullah di muka bumi ini. Allah telah menjanjikan dan  memberikan nilai pahala yang sangat besar bagi para ummahat yang ikhlas mendidik putra dan putrinya yang merupakan salah satu kewajibannya sebagai seoarang Ibu, Sebagaimana Allah telah mengkisahkan didalam firmanNya “Seorang wanita yang sudah menikah dan telah hamil selama sembilan bulan sepuluh hari  dengan kondisi susah payah bahkan Allah telah menjanjikan pahala syahid jika meninggal saat melahirkan dengan ikhlas atas ujianNYA”.

Bagitu beruntungnya seorang wanita dengan Ikhlas melepas suaminya keluar rumah untuk melaksanakan Perintah  Allah dan Rasul Nya, Walaupun bertentangan dengan nalarnya, namun kekuatan Imannyalah  mampu menundukan, Subhanalloh

Diakhir Tausiyahnya Kholifah memberikan nasehat Agar tetap sabar mengahadapi ujian dalam memperjuangkan tegaknya dienul Islam ini, Hidup di dunia ini adalah ibarat kampung yang kecil yang akan ditinggalkan menuju 2 kampung yang sangat besar dan kekal yaitu kampung Surga dan Kampung Neraka, maka sangatlah rugi jika kita salah memilih.   SE dan Team

Facebook Comments

Related Posts