Silaturahim Tahunan Khilafatul Muslimin Sumbawa Barat

BERITA KEKHALIFAHAN 0

Kamis, 24 Sya’ban 1434 H (03/07), Jama’ah Khilafatul Muslimin Wilayah Sumbawa Barat menyelenggarakan acara rutinnya, silaturrahim tahunan 1434 H. Acara yang mengambil tempat di Masjid Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Sumbawa Barat ini dihadiri oleh warga Khilafatul Muslimin dari berbagai Ummul Quro dan Kemas’ulan yang ada dan para simpatisan dari berbagai latar belakang. Acara dimulai pada pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat dengan pembacaan kalam Ilahi. Selanjutnya diisi dengan sambutan Amir Wilayah Sumbawa Barat, Ust. Abdul Bashir Sinene dan Taushiyah Amir Daulah Khilafatul Muslimin, Ust. Zulkifli Rahman.

Dalam sambutannya, Ust. Abdul Bashir Sinene mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran semua pihak dalam acara ini, beliau berharap semoga dengan acara tersebut, warga Khilafatul Muslimin bisa saling memaafkan satu sama lain dan terus memperkokoh persaudaraan dalam jama’ah yang haq ini (Khilafah). Sedangkan Ust. Zulkifli Rahman dalam taushiyahnya mengajak warganya untuk terbiasa menyederhanakan masalah-masalah diantara saudara dan menghindari kebiasaan memperluas dan memperuncing masalah. Menurut Amir Daulah Khilafatul Muslimin ini, jika kita suka memperuncing masalah maka masalah kecil bisa berubah besar, keributan dan percekcok pun timbul, namun jika kita mampu menyederhanakannya maka perdamaian dan persaudaraan akan semakin kuat, kesepahaman yang akan terbangun.

Amir Daulah dalam kesempatan taushiyahnya juga membuka kesempatan testimoni kepada warga baru. Yang paling menonjol dalam uraian pengalaman ruhaninya bergabung dengan jama’ah adalah H. Ahmad bin Muhammad Natsir (50 tahun), warga Sumbawa Barat yang bergabung dengan jama’ah sekitar 3 bulan sebelumnya setelah mengalami mimpi yang cukup luar biasa bagi beliau, sehingga pribadi yang dikenal kontra terhadap jama’ah ini pun berubah menjadi pendukung dengan ghiroh tinggi bersama putra beliau yang telah lebih dulu bergabung, Hasanuddin Jaya.

Selain acara inti, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan-penampilan dari anak-anak santri PPUI Sumbawa Barat, baik sebagai pra acara maupun disela-sela mata acara. Seperti penampilan tahfizdul Qur’an, hadits-hadits yaumi, puisi perjuangan dan dialog dalam bahasa Arab yang mampu memukau hadirin. [AhmadMS]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts