SESUAIKAN AKHLAKMU DENGAN PAKAIAN TAQWAMU

TARBIYAH 0


Ummu Ilham

Ukhti yang dirahmati Allah, menjadi muslimah yang baik adalah sebuah pilihan. Al-Quran telah memberikan isyarat tentang bagaimana seharusnya seorang muslimah bersikap terhadap diennya.  “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat dengan kesesatan yang nyata.” (Qs :Al-Ahzaab: 36)

Oleh sebab itu seorang wanita muslimah haruslah tunduk kepada ajaran dan hukum Islam  untuk keagungan dan kemuliaan dirinya, dan hak-hak yang sesuai dengan tabiat fitri yang telah Allah jadikan di dalam dirinya. Dan Allah lebih mengetahui tentang apa  yang Dia ciptakan. Sebab itu perlu perjuangan dan keteguhan hati agar muslimah tak lagi berpaling dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Ada rambu-rambu yang harus kita taati. Ada hidayah yang harus di upayakan dengan ikhtiar dan doa agar nantinya mendapat pahala di dunia dan akhirat. Dan betapa indahnya jika setiap muslimah bersegera memperbaiki diri dan akhlaqnya agar selalu dalam ridha Allah. Karena itu wahai ukhti :

  1. Taatlah pada Allah dan Rasul-Nya. ” Katakanlah : jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai dan mengampuni dosa-dosamu, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran (3) : 31).
  2. Tutup auratmu, jaga dan tundukan pandanganmu. Allah berfirman, “Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kehormatannya. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau  budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”. (QS. An Nur (24) : 31).
  3. Tetaplah di rumah. Rasulullah SAW bersabda, Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Dan tidaklah ia lebih dekat kepada Allâh melainkan di dalam rumahnya”. (HR At Thabrani).
  4. Jagalah lisanmu. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Menjaga lisan dan senantiasa mengendalikannya merupakan pangkal segala kebaikan. Dan muslimah yang mampu menguasai lisannya maka sesungguhnya dia telah mampu menguasai, mengendalikan dan mengatur semua urusannya, sehingga yang keluar hanyalah kata-kata yang bermanfaat.
  5. Jaga sikap dan prilakumu. Muslimah yang bersungguh-sungguh menghindari akhlak tercela, niscaya akan mendapatkan banyak kebaikan-kebaikan dan akan terhindar dari segala keburukan yang ada. Karena itulah akhlak yang baik haruslah kita biasakan dalam sikap dan prilaku kita sehari-hari. Jika kita bersungguh-sungguh mendapatkan akhlak yang mulia niscaya hidayah dan karunia yang besar akan kita peroleh. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran” .(QS An Nahl : 90).
  6. Taat dan senangkan hati suamimu. Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, “Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai dan Ahmad ).
  7. Jaga kehormatan, anak dan harta suamimu. “Kaum pria adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (pria) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (pria) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Maka dari itu, wanita yang salihah ialah yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala, lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka, dan jauhilah mereka di tempat tidur, dan pukullah mereka. Jika mereka menaati kalian, janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” (QS. An Nisa (4) : 34).

Karena itu, apakah seorang wanita akan ditempatkan di Surga atau di Neraka ada pada ketaatannya pada suaminya. Ia tentu akan selalu  menjaga prilaku dan tutur katanya, menjaga kehormatannya dan berakhlakul karimah, serta berpakaian taqwa dimanapun ia berada. Sebab dari gaya bertutur, berprilaku dan berpakaian akan menunjukkan ketaqwaannya sebagai seorang muslimah. Dan muslimah yang baik, akan senantiasa menyesuaikan pakaian taqwanya dengan akhlak yang baik pula. Dan apabila seorang muslimah mendengar dan menaati perintah Allah dan perintah Rasul-Nya, mereka akan mendapatkan kemenangan di dunia dan di akhirat. Insya Allah. Wallahu a’lam

Facebook Comments
Tags:

Related Posts