SALAH SATU DONATUR BERGABUNG PADA KHILAFATUL MUSLIMIN

Berawal dari antusiasnya bersedekah untuk pembangunan Pondok Tahfidz Al Ukhuwah, yang sebelumnya ia merasa tertarik dengan apa yang dilakukan warga Khilafah mensedekahkan hartanya sehari dua ribu untuk membangun pondok, akhirnya Ibu Wiwin mendaftarkan diri untuk menjadi donatur pondok.

Ibu Wiwin merasa tersentuh hatinya pada saat hadir dalam acara peresmian pondok yang bertempat di wanakerta purwakarta, melihat kondisi pondok yang sederhana namun tidak mengurangi semangat para pengurus dalam mencetak generasi penghafal Al Qur’an.

Pada saat sholat I’dul Adha 1438H yang di gelar Kekhalifahan Islam di ruko central cikampek, ia pun hadir di tengah-tengah warga Khilafah, kembali ia rasakan kehangatan dan kenyamanan berada di sekeliling warga Khilafatul Muslimin.

Berjalanya waktu ia sering bertanya seputar kegiatan Khilafah pada Abeh Alfandi (Kolektor Sedekah) terlebih kegiatan ta’lim, tidak menunggu lama Abeh Alfandi langsung bergegas mencari informasi kegiatan ta’lim yang akan dilaksanakan Kemas’ulan Curug.

Ta’lim Kemas’ulan Curug yang dilaksanakan pada hari ahad siang (26/12) bertempat di perum Panorama Indah Permai Purwasari, ibu wiwin hadir dalam kajian Khilafah yang diisi oleh Ust Acim Maulana.

Ia menjelaskan arti laailaha ilallahu, dan menyampaikan ibadah menjadi empat tingkatan.

” Ibadah struktural, yaitu ada lembaga yang mengurusi kepentingan umat dan tidak bisa dilakukan sendiri. Ibadah Ritual, yaitu ibadah yang bisa dilakukan seorang diri. Ibadah Aktual, yaitu ibadah yang ada contohnya. Ibadah Manual, yaitu ibadah yang dilakukan sendiri tanpa perantara. Maka keempat ibadah tersebut harus kita pahami bersama, sehingga kita tidak keliru mempraktekkan ibadah tersebut. ” jelas Ust Acim

Selanjutnya ia menyetir qur’an surat Al Imron ayat 103, dan di teruskan qur’an surat Al An Nisa ayat 59.

” Dalam Qur’an Surat Al Imron ayat 103, Allah perintahkan kita untuk bersatu dan melarang bercerai berai, dimanakah tempat  kita bersatu yaitu dalam sistem Islam, dan setelah kita berada dalam Kekhalifahan Islam, Allah perintahkan kita dalam Qur’an Surat An Nisa ayat 59 untuk taat pada tiga unsur, yaitu Allah Swt, Rasulullah, dan Ulil Amri. ”

” Siapakah Ulil Amri umat Islam.? yaitu bergelar Kholifah, dan perlu di ketahui umat  hanya punya dua sistem, dahulu ketika zaman nabi nama sistemnya kenabian dan gelar pemimpinnya Nabi, setelah Rasulullah wafat nama sistemnya Kekhalifahan Islam gelar pemimpinnya Kholifah. ”

Setelah acara selesai ibu wiwin merasa paham akan penjelasan yang di sampaikan Ust Acim, dan ia bersedia bergabung pada Kekhalifahan Islam dengan berbai’at yang pimpin mas’ulul ummah.

” Semoga Allah mengistiqomahkan Ukhty wiwin dalam jama’ah, Aamiin. ” ujar para akhwat Kemas’ulan Curug mengucap selamat pada Ukhty Wiwin

Facebook Comments
Tags:

Related Posts