PLANG KHILAFAH DIPERTANYAKAN, AMIR UQ BALIKPAPAN : “KAMI NIAT IBADAH SYI’ARKAN KHILAFAH DENGAN PLANG DAN IBADAH KEPADA ALLAH TIDAK PERLU MINTA IZIN”

“Kami memasang plang dalam rangka mensyi’arkan Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) ke seluruh ummat manusia dalam rangka beribadah kepada Allah, Rasul-Nya dan Ulil amri (QS. An Nisa : 59), karena hal ini adalah ibadah kepada Allah jadi kami merasa tidak perlu meminta izin kepada siapapun”, demikian penegasan Amir Ummilquro Balikpapan ketika ditanya oleh aparat setempat mengenai plang Khilafah.

Balikpapan, 26 Shafar 1438 H (28/11/16). Berawal ketika perwakilan Khilafatul Muslimin Ummul Qura’ (UQ) Balikpapan pimpinan Ust. Amirudin mengadakan diskusi terbuka dengan Perwakilan dari MUI, Perwakilan Desa Samboja, Perwakilan TNI, Perwakilan dari Masyarakat sekitar, Bhabimkamtibmas/bhabinsa dan tokoh masyarakat sekitar, yang diadakan di Maktab Kemas’ulan Samboja, dialamat JL. Ahmad yani, blok C desa Tani Bhakti – Kalimantan Timur.

“Karena berdiri plang Khilafatul Muslimin di Desa Samboja pada 3 Muharam 1438 H, kami dipertanyakan oleh atasan kami (Kepala Desa)  mengenai hal ini, maka kami merasa perlu untuk mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari Khilafatul Muslimin dan aparat pemerintah setempat”, kata ketua RT membuka acara ramah tamah ini.

“Pada dasarnya sepanjang kajiannya tidak keluar dari pedoman Al-Qur’an dan  Al Hadist, silahkan saja berjalan, asal pelihara kerukunan sesama ummat Islam”, kata pihak kepolisian ketika diberikan kesempatan berbicara. Begitu juga dari pihak TNI sempat mengusulkan “Kenapa pengajiannya tidak di adakan di mesjid-mesjid saja”.

Dari beberapa tanggapan yang dipaparkan, kemudian dari pihak Ulama setempat menyampaikan, “Kami tidak ingin karena adanya Khilafatul Muslimin ukhuwah didesa kita menjadi renggang, antara da’i setempat dan warga Khilafah, yang tadinya hadir di pengajian sekarang mengadakan kajian sendiri”. Kemudian kami sampaikan bahwa untuk mendirikan plang di negri kita ini ada prosedurnya yakni harus ada izin dari pemerintah, khususnya di desa ini. Kalau dari pihak Khilafatul Muslimin tidak mampu menunjukkan surat izin, maka kami atas nama Ketua Masyarakat beserta dengan para Ulama dan disaksikan oleh Bhabinsa dan Bhabimkamtibmas akan menurunkan plang Khilafah tersebut sekarang juga”.

“Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) adalah wadah berjama’ah (bersatu) nya ummat Islam yang diperintahkan oleh Allah Subahanahu wata’ala didalam banyak ayat-ayat Nya (QS. Asy Syura : 13, QS. Ali Imran : 103 dan 105, QS. Ar Rum : 31-32 dan lain-lain) dan dipimpin oleh seorang Khalifah /Amirul Mukminin sebagai aplikasi dari QS. An Nisa : 59. Sebagai orang yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta berharap Surga, wajib baginya berada dalam wadah Kekhalifahan ini untuk bersama-sama memperjuangkan sampai tegaknya syari’at Allah dimuka bumi khususnya dinegara yang kita cintai ini, apalagi yang sudah bergelar Ulama merekalah yang seharusnya berada digaris terdepan dalam perjuangan ini, agar kami yang muda-muda ini bisa mengikuti”, kata Ust. Amirudin selaku Amir Ummilquro Balikpapan setelah memperkenalkan diri.

“Kami sampaikan disini bahwa, secara pribadi kami minta maaf kalau para hadirin merasa terganggu dengan Plang Khilafah yang kami dirikan, tetapi sebagai hamba Allah kami tidak berani menentang apa yang sudah Allah perintahkan, kami takut dengan Azab Allah. Tapi sebelum bapak-bapak mengambil tindakan untuk Plang Khilafatul Muslimin tersebut, ada dua poin yang ingin kami sampaikan :

  1. Adakah surat pelarangan mendirikan plang di tanah yang bersertipikat atas nama sendiri ?
  2. Kami mendirikan Plang Khilafah ini dalam rangka mensyi’arkan Kekhalifahan ini kepada ummat manusia dalam rangka beribadah kepada Allah, karena ini adalah ibadah maka kami merasa tidak perlu meminta izin kepada siapapun. Jadi menurunkan plang tersebut tentu membutuhkan konsekwensi dan pertanggungjawaban di akhirat nanti. Demikian, Kekuasaan hanyalah milik Allah.

Setelah diskusi ditutup dan keputusan diserahkan kepada tuan rumah untuk menentukan plang Khilafah tersebut diturunkan atau tidak, dikarenakan posisi plang berada di halaman lingkungan rumahnya. Kemudian masing masing dari pihak Kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat sekitar sempat mengatakan kepada perwakilan Khilafatul Muslimin balikpapan :

“Kami selaku orang Islam sangat mendukung untuk tegaknya ajaran Islam khususnya di indonesia ini, cuma kami belum bisa berbai’at,  maklumlah ustad kami kesini karna sedang menjalani tugas dan perintah dari pimpinan kami”. [Tubagus dari kontributor Amirudin Balikpapan]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts