PERWAKILAN KHILAFATUL MUSLIMIN DI KALIMANTAN SEPAKAT BENTUK WILAYAH BORNEO

Kalimantan Selatan, 02 Dzulhijjah 1438 H. Perwakilan Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) yang ada di Kalimantan sepakat bentuk struktural kekhalifahan setingkat Wilayah. Dan sepakat pula dinamakan Wilayah Borneo. Menurut Ustadz Amiruddin kepada redaksi bahwa, “Borneo adalah julukan pulau kalimantan ketika kesultanan-kesultanan Islam sempat berkuasa, seperti Kesultanan Sambas di Kalimantan Barat, Kesultanan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur, Brunai Darussalam dan kerajaan Islam Melayu yang ada di Sabah, Malaysia masih dalam satu kekuatan Islam dibawah kekhalifahan Turki Utsmani. Kami berharap cikal bakal Borneo ini akan kembali dengan kejayaan nya lagi, insya Allah”.

Ustadz Amiruddin selaku Amir Ummilquro Balikpapan berkoordinasi kepada perwakilan Kekhalifahan setingkat Ummulquro yang ada di Kalimantan yakni Ummulquro Penajam Paser Utara pimpinan Ustadz Fiyhii Rahmatullah dan Ummulquro Pulau Sebuku pimpinan Ustadz Iwansyah dengan maksud merealisasikan terbentuknya satu struktural wilayah setelah ada dorongan dari pihak Wilayah Surabaya dan juga setelah menyampaikan hal ini kepada Khalifah /Amirul Mukmin beberapa waktu silam, dan mendapat respon yang baik dari Khalifah.

Maka silaturahim dan musyawarah di Pulau Sebuku, Kalimantan Selatan menghasilkan terbentuknya struktural  Khilafatul Muslimin setingkat Wilayah atas pertimbangan antara Ummulquro dengan yang lainnya sangatlah jauh mencapai 600 sampai 700 Km, sehingga memanfaatkan moment kumpul ini sehingga segera membentuk struktural wilayah dengan melakukan pemilihan. Sehingga dari hampir 20 orang yang hadir terpilihlah Ustadz Amiruddin D sebagai Amir Wilayah Borneo. Dengan asumsi nanti ketika Khalifah datang ke Kalimantan yang di jadwalkan tanggal 17 Dzulhijjah 1438 H apakah nanti akan dilakukan pemilihan ulang atau langsung di resmikan oleh Khalifah /Amirul Mukimin dan apakah juga nantinya akan di serahkan di bawah Daulah atau langsung berada di bawah koordinasi pusat kekhalifahan Islam.

Satu khabar gembira lagi telah di wakafkan tanah seluas satu hektar di Tenggarong, Kaltim oleh Bapak Sabaruddin beliau adalah orang tua Ust. Rusdi Sabaruddin (warga di Sorong) kepada struktural Khilafatul Muslimin di Kalimantan. Maka dengan adanya wilayah Borneo nantinya memenuhi syarat untuk mengelola pendidikan berbasis Khilafah yakni PPUI (Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah) di Borneo (Kalimantan). “Ini seperti sebuah kebetulan rencana demi rencana di wujudkan atas izin Allah, semoga menjadi cikal bakal berkembangnya Kekhalifahan Islam di pulau Borneo ini, aamiin”, kata Amir Wilayah Borneo terpilih.

[Tubagus, redaksi – dari Amiruddin kontributor Kalimantan]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts