PEMANCANGAN TIANG PERTAMA TANDAI PEMBANGUNAN PPUI BORNEO

Baru beberapa bulan wilayah Borneo terbentuk, dengan tiga keamiraan Ummilquro (UQ) berada di bawah koordinirnya yakni UQ Paser Penajem Utara (Kaltara), UQ Balikpapan (Kaltim) dan UQ. Pulau Sebuku (Kalsel) menunjukan pesat nya perkembangan Kekhalifahan di sana.

Jarak yang sangat jauh dari satu sturktural ke struktural lainnya tidak menjadi penghambat bagi para mujahid di Borneo (Kalimantan) dalam mendakwahkan Khilafah dan dalam koordinasi. Tidak kurang 700 Km antar struktur Ummulquro dalam berkoordinasi, namun struktur wilayah Borneo berhasil mengawal semua intuksi Khalifah /Amirul Mukminin didalam strukturnya secara disiplin dan istiqamah, sebagai bentuk sam’an wa tho’atan, kata amirnya kepada redaksi.

Kembali khabar gembira dari bumi Borneo, bumi yang dulu pernah menjadi bagian Kekhalifahan Islam Turki Utsmani dalam sejarahnya (red), pada hari ini Ahad, 09 Jumadits Tsaniah 1439 H (25/02) memulai dan merintis pembangunan pendidikan Berbasis Khilafah. Salah satu sistem pendidikan yamg tidak ada di dunia kecuali di Khilafatul Muslimin yang berpusat di Indonesia, satu-satunya sistem pendidikan yang murni Aqidahnya, bebas dari kemusyrikan dan sistem thagut.

Pemancangan tiang pertama yang dilakukan oleh Amir Wilayah Borneo, Al Ustadz Amiruddin D, menandai pembangunan awal sistem pendidikan Berbasis Khilafah di pulau Borneo, yang dinamakan Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah (PPUI). PPUI ini sudah belasan yang berjalan di wilayah-wilayah lainya, yang sebaagai awalan adala PPUI di Pekayon, Bekasi.

Semoga dengan dimulainya pembangunan ini Allah mudahkan dengan pertolongan Nya sehingga dapat rampung sesuai rencana dan bisa segera proses KIBM (Kegiatan Ibadah Belajar Mengajar) di PPUI Borneo, aamiin harap warga Kalimantan. [Tubagus dari Fiyhii R koresponden Borneo]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts