Musyawarah Tiga Bulanan Daulah Khilafatul Muslimin Di Surabaya

100_3822 - Copy

Bertempat di Maktab Khilafatul Muslimin Wilayah Surabaya, Rabu, 27 Jumadits Tsaniyyah 1434 H (08/05/13) Daulah Khilafatul Muslimin telah menyelenggarakan Musyawarah gabungan untuk periode Rabi’ul Akhir – Jumadiuts Tsaniyyah 1434 H. Acara dibuka oleh Protokol Wilayah Surabaya pada pukul 08.20 wib, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan seragam dinas Kekhalifahan Islam dan sambutan dan taushiyah oleh Amir Daulah Khilafatul Muslimin, Al Ustadz Zulkifli Rahman. Dalam kesempatan tersebut Amir Daulah mengajak kepada para peserta yang terdiri dari staf Daulah Khilafatul Muslimin beserta 14 Amir Wilayah dan stafnya agar menunjukan nilai kepantasan diri atas wazhifah (jabatan) yang ada ditangan masing-masing, karena wazhifah ini bukan pilihan kita tapi memang Allah yang punya pilihan. Menurut beliau,  biasanya kekurang pantasan (kelalaian) kita atas amanah wazhifah yang kita pegang adalah karena masih besarnya nilai kecintaan kita atas perkara yang bersifat duniawi semata, selain itu menurut Amir Daulah adalah bisa karena kekurangan pemimpin dalam memimpin ummatnya, sehingga bisa ada petugas dalam strukturalnya yang maksiyat atas tugas-tugasnya. Untuk menguatkan pendapatnya, Amir Daulah menyampaikan kisah Nabi Sulaiman as saat memimpin ummatnya yang terdiri berbagai macam makhluk, ketidak hadiran burung Hud Hud saja bisa diketahui, sehingga dipertanyakan (QS. An Naml [27]: 20). Jika seorang pemimpin jeli mengenali pribadi staf serta potensinya masing-masing, maka mestinya memang diapun tahu setiap perkembangannya. Masih dalam taushiyahnya, Amir Daulah menyampaikan tentang keutamaan kebebasan diri dalam mencari penghidupan dunia adalah dengan adanya keyakinan lebih atas jaminan Allah teradap rezeki setiap orang. Sehingga tidak menjadikan alasan ma’isyah semata untuk meninggalkan tugas. Menurut beliau, soliditas struktural harus dikedepankan, tidak boleh ada personil dalam sebuah struktural yang sulit diatur, kalau ada maka hendaknya segera diganti agar struktural yang ada mutlak bisa dikontrol oleh seorang Amir.

Dalam Musyawarah Daulah Khilafatul Muslimin kali ini mengemuka berbagai program baru seperti peningkatan standar kompetensi riyadhoh wash shihhah (olah raga dan kesehatan) pengurus lewat pendataan kemampuan riyadhoh yang dasar sesuai sunnah,  seperti jenis beladiri yang pernah dipelajari,  kemampuan membidik minimal ketapel, berenang gaya bebas minimal 10 m dan berkendaraan minimal sepeda dayung. Menurut Wazir Riyadhoh Wash Shihhah Daulah, Ust. Farid Ma’ruf pada kesempatan berbeda, jangan sampai ada staf yang tidak bisa mendayung sepeda. Sedangkan dalam rangka pengawalan terhadap ‘amr dan fatwa Khalifah, Amir Daulah Khilafatul Muslimin telah menginstruksikan seluruh stafnya agar terus melakukan usaha koordinasi lewat SMS dan telephone kepada Amir Wilayah dan staf lewat staf yang tugasnya sama pada level yang berbeda.

Dalam sesi pembahasan hasil laporan, muncul keputusan bahwa; rencana ta’dibul khos tingkat  Daulah Khilafatul Muslimin akan dilaksanakan dibawah kepanitiaan 5 Wilayah di pulau Jawa bagian barat, yaitu; Jakarta, Jawa Barat Al Ghorbiyyah, Priangan, Bogor dan Bekasi Raya dengan job utamanya menyiapkan akomodasi, konsumsi dan transportasi di lokasi, sedangkan dari pihak Daulah Khilafatul Muslimin bertindak dalam persiapkan materi ta’dib dan back-up atas persiapan dan setiap perkembangan. Adapun waktu dan tempat acara yang direncanakan secara resmi belum ditetapkan, sedangkan sebagai panitia induk saat itu juga dibaiat tugas para Amir Wilayah; Jakarta, Ust. Ferhat Kindi, Jawa Barat Ust. Abdul Hamid, Priangan Ust. Ahmad Jamaluddin, Bogor Ust. Amir Al Fath dengan posisi ketua di tangan Amir Bekasi Raya, Ust. Hamzah SAT.

Selain poin-poin tersebut dalam kesempatan Musyawarah kali ini dilakukan pengumpulan dana dari sumber pribadi dan zakat maal dari setiap Baitul Maal untuk membantu warga Khilafatul Muslimin dari Lampung Utara, yaitu saudara Muhammad Genta Firdaus, 34 tahun, yang sedang diuji dengan sakit anaknya, seorang bayi laki-laki 1 bulan yang kena Hydrocepalus dan perenggangan tulang rusuk, saat itu informasinya sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. (Lap. Ahmad MS).

Facebook Comments
Tags:

Related Posts