Ust. Musthofa Jailani dan Ust. Habiburrahman (11 Tahun Memimpin)
Ust. Musthofa Jailani dan Ust. Habiburrahman (11 Tahun Memimpin)

Mereka Yang Memasuki Tahun Ke-Sebelas Memimpin Struktural Jama’ah

BERITA KEKHALIFAHAN 0

Perjalanan jama’ah Khilafatul Muslimin pada tahun ini sudah memasuki usia 16 tahun dari dimaklumatkannya pada tahun 1418 H lalu. Pada Ramadhan 1434 H lalu telah kembali dilakukan Klarifikasi Tahunan terhadap kepemimpinan para Amir dan Mas’ul Ummah. Ada struktural yang berganti Mas’ul atau Amir adapula yang masih tetap dengan Mas’ul atau Amir lama. Yang berganti pemimpin biasanya karena dinamika yang terus berkembang sehingga posisinya meningkat pada amanat yang lebih besar atau dipindah ke lahan amal lain yang lebih sesuai menurut ummat dan Allah SWT, insya Allah. Sedangkan yang masih dipercayakan umat atas amanat yang sama kepadanya tentu juga karena ummat masih butuh tangan kreatifnya untuk berbuat. Namun yang unik, ada beberapa orang yang telah memegang amanat dalam jabatan yang sama dalam waktu yang cukup lama, bahkan hingga 11 tahun. Diantaranya ada Amir Wilayah Lampung Selatan, Ust. Musthofa Jailani dan Mas’ul Ummah Bugis, di Sumbawa Barat, Ust. Habiburrahman.

Menurut Ust. Musthofa Jailani yang dihubungi via phone pada Malam Jum’at 2 Syawwal 1434 H (08/08/13) lalu, pengalaman memimpin jama’ah selama 11 tahun dirasakannya biasa-biasa saja, “tidak ada yang lebih pada diri saya” ucapnya merendah. Namun tentu saja pahit manisnya menjadi pemimpin, apalagi untuk wilayah struktural yang termasuk awal di Khilafatul Muslimin seperti Lampung Selatan membuat beliau banyak tahu perkembangan dan perubahan jama’ah dari waktu ke waktu. “Untuk tahun ini alhamdulillah saya hanya dapat suara 50%+1, tidak terlalu dominan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya” kata pria bedarah Buthon yang merupakan saudara kandung Amir Wilayah Buthon, Ust. Mukhlisin Jailani ini. Menurut beliau, “persentase ini adalah indikator perubahan dimana kader baru sudah mulai muncul dan dinamika jama’ah pun mulai meningkat” paparnya. Program Wilayah Lampung Selatan ke depan menurutnya adalah revitalisasi dakwah dengan sedikit akselerasi untuk mencapai target pemekaran Wilayah pada tahun ke-12 kepemimpinan 1434 H/ 1435 H tanpa mengurangi prasyarat pemekaran.

Sementara itu, Mas’ul Ummah Bugis, Ust. Habiburrahman pasca terpilih kembali untuk kesebelas tahunnya pada Rabu, 8 Ramadhan (17/07/13) lalu menyampaikan bahwa sebenarnya besar harapannya untuk terjadi perubahan dalam kepemimpinan Kemas’ulan Bugis, “namun karena ummat masih menghendaki ya kita terima dengan sabar” katanya dalam pidato sambutan pasca terpilih. Oleh karena itu beliau berharap semoga para pemilih yang masih dominan mempercayainya terus maksimal dalam membantu tugas-tugasnya guna merealisasikan misi-misi jama’ah, menegakkan kalimah Allah di muka bumi ini.

Kalau Wilayah Lampung Selatan yang dipimpin oleh Ust. Musthofa Jailani adalah tempat domisilinya Khalifah/ Amirul Mu’minin, Ust. Abdul Qadir Baraja’ dan para Wazir beliau, maka Kemas’ulan Bugis adalah tempat domisilinya Amir Ummul Quro, Amir Wilayah Sumbawa Barat juga staf Daulah Khilafatul Muslimin. Bahkan sebelum pindah ke lokasi PonPes Ukhuwah Islamiyyah Sumbawa Barat, Amir Daulah Khilafatul Muslimin, Ust. Zulkifli Rahman pun berdomisili di Kemasulan Bugis. Jadi memang ada beberapa kemiripan. [AhmadMS]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts