MENEROPONG PERSIAPAN WARGA KHILAFATUL MUSLIMIN MALAYSIA UNTUK HADIRI SYI’AR KHILAFAH DUNIA DI JAKARTA

Malaysia, 02 Dzulqo’dah 1438 H (26/07/17). Mungkin banyak diantara kita yang minim informasi bahwa ternyata warga kekhalifahan kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) yang berpusat di Indonesia ternyata telah menyebar sampai ke penjuru negri jiran, Malaysia. Tidak kurang dari sepuluh perwakilan keamiran Kekhalifahan yang ada di Tawau, Malaysia dan menjadi satu keamiran tingkat Ummulquro Malaysia, yang di nahkodai oleh Ust. Amiruddin Ya’kub sebagai amir ummil quronya.

Program dafis (dakwah fisabilillah) yang di program oleh pusat Kekhalifahan yang ada di Indonsia yang mengutus Ust. Amiruddin Ya’kub, alhamdulillah membuahkan hasil. Tiga ratus (300) lebih muslimin dan muslimah di negri jiran ini menyatakan bergabung dengan shaf Khilafatul Muslimin.

Sedangkan Ust. Amiruddin Ya’kub sendiri kisah nya beliau adalah mantan misionaris asal NTT yang sudah berhijrah ke Islam (mu’alaf). Memperdalam Islam di ponpes di sekitar Sumbawa dan Makasar. Di dalam perjalanan nya beliau semakin meyakini kebenaran Islam bahkan ketika bertemunya dengan Al Jama’ah /Khilafatul Muslimin, shaf ummat Islam yang teratur dan tersusun rapi, mengajak ummat Islam Bersatu dalam bingkai Khilafah. Beliau meyakini tidak mungkin dapat menerapkan Islam yang kaffah tanpa sebuah sistem, dan Islam sudah sempurna pasti ada sistem yang mengatur hal ini. Untuk lebih mengenal sosok Ust. Amirudin Ya’kub silahkan kunjungi website resmi Khilafatul Muslimin, rubrik Hikmah dan Peristiwa :  http://khilafatulmuslimin.com/ustad-amiruddin-yakub/

Kontak redaksi majalah al khilafah dengan Ust. Amiruddin Ya’kub kemarin (25/07/17) melalui WA menyampaikan bahwa, “Menghadiri acara akbar,  Syi’ar Khilafah Dunia di Jakarta tahun 1440 H merupakan hal yang sangat di tunggu-tunggu oleh kami warga Khilafatul Muslimin Malaysia dan perlu persiapan sejak dini untuk bisa hadir ke sana, tentunya detail rinci keuangan untuk PP (Pergi dan Pulang) nya. Mohon do’a nya dari ikhwan semua agar kami dimampukan dan dimudahkan Allah agar dapat hadir di Jakarta tahun 1440 H nanti”.

Ust. Amiruddin juga sempat menyampaikan tentang kendala dalam mendakwahkan Kekhalifahan (Iqqomatuddien) di negri jiran, Malaysia. “Intervensi dan ancaman sempat di lancarkan oleh pihak yang berkewenangan di negri ini, tetapi ini dilakukan oleh pihak berwenang karena memang mereka tidak faham tentang Islam yang kaffah, mereka sudah membuat front tanpa tabayun terlebih dahulu, apalagi ditambah dengan isue ISIS”. Kembali menurut beliau, “Kami telah menyampaikan kepada pihak berwenang bahwa kami dakwah secara terbuka, dasar nya juga jelas yakni Al Qur’an dan hadits, dan kami sampaikan dakwah Islam sebagaimana dakwah Rasulullah di Mekah yakni dengan jalan damai, namun karena phobia sehingga sementara mereka tetap menghentikan dakwah kami di beberapa perwakilan, tetapi tidak semua”. [TB, sumber : Amiruddin Ya’kub, koresponden Malaysia]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts