Khalifah dalam acara Tahdzib Khos dan Klarifikasi Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin.com
Khalifah dalam acara Tahdzib Khos dan Klarifikasi Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin.com

MELIHAT KESUKSESAN ACARA KLARIFIKASI DAULAH INDONESIA BAGIAN TIMUR

Khilafatulmuslimin.com, Pusat Daulah Timur – Pelaksanaan acara Tahdzibul Khos tingkat Daulah dan dilanjutkan Klarifikasi Pemilihan Amir Daulah yang baru berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Pada acara yang berlangsung di Pusat Daulah Indonesia bagian Timur ini terbilang sukses dari awal acara, senin-selasa 12-13 Muharram 1439 H (2-3 Oktober 2017 M) bertempat di area Kampung Damai dan Kampus Universitas Kekhalifahan, Laboean Mapin – Sumbawa Besar – Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Khalifah, Amir Daulah bersama para Wazir Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin.com

Khalifah, Amir Daulah bersama para Wazir Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin.com

Para peserta yang berkumpul hadir dalam acara berasal dari para utusan yang terdiri dari Amir Wilayah dan seluruh stafnya. Secara keseluruhan utusan berasal dari delapan Wilayah dibawah naungan Daula Indonesia bagian Timur; Jawa Tengah, Surabaya, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Dompu, Bima, Bima Kota, Makassar. Khusus Wilayah Makassar menaungi tiga daratan terpisah yakni Makassar, Buton dan Sorong Papua Barat.

Acara yang sukses dilaksanakan ini telah diresmikan oleh Khalifah Amirul Mu’minin yang hadir disana sehari sebelum acara dibuka. Jumlah peserta wajib memilih dan dipilih sebanyak 79 suara yang digelar pada hari kedua. Namun syarat menjadi calon Amir Daulah terpilih harus bisa berbahasa arab menyebabkan mayoritas gugur dan tersisa tinggal lima calon yang bisa memilih dan dipilih.

Khalifah dikawal keamanan memasuki acara Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin.com

Khalifah dikawal keamanan memasuki acara Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin.com

 

Gambaran suasana Klarifikasi Daulah Indonesia Timur saat acara berlangsung khilafatulmuslimin.com

Gambaran suasana Klarifikasi Daulah Indonesia Timur saat acara berlangsung. Kegiatan dibuka tepat pukul 09.00 Wita dengan jumlah 212 peserta ini – khilafatulmuslimin.com

Daftar nama lima calon tersebut adalah Ustadz Zulkifli Rahman (Amir Daulah yang lama), Anshory Baraja (Wazir Tarbiyyah wat Ta’lim Daulah), Abdul Hayyi (Surabaya), Aminuddin (Surabaya) dan Bambang Erwin (Bima). Hasil pemilihan Amir Daulah yang baru untuk Indonesia bagian Timur kembali terpilih Amir Daulah yang lama, Ustadz Zulkifli Rahman.

Amir Daulah Indonesia bagian Timur Ustadz Zulkifli Rahman bersama didampingi keamanan kegiatan khilafatulmuslimin.com

Amir Daulah Indonesia bagian Timur Ustadz Zulkifli Rahman didampingi keamanan kegiatan khilafatulmuslimin.com

 

Ketua Pengawal Khalifah dan Keamanan dalam Acara Daulah Indonesia bagian Timur

Ketua Pengawal Khalifah dan Keamanan dalam Acara Daulah Indonesia bagian Timur

 

Para pengawal Khalifah dan Keamanan Acara di Daulah Indonesia bagian Timur

Para pengawal Khalifah dan Keamanan saat berpose dalam kegiatan di Daulah Indonesia bagian Timur

 

Hal yang cukup menjadi catatan unik, dimana jumlah peserta wajib hadir dalam acara Tahdzibul Khos dan Klarifikasi Daulah kemarin setelah ditotalkan seluruhnya adalah 277 peserta wajib hadir. Namun jumlah peserta yang hadir dalam acara wajib Daulah kemarin sebanyak 212 peserta. Jumlah tersebut sudah termasuk dalam hitungan Amir dan staf wilayah beserta Amir dan para Wazir Daulah.

Aparat Negara saat berpose dengan Khalifah di lokasi acara Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin

Aparat Negara saat berpose dengan Khalifah di lokasi acara Daulah Indonesia bagian Timur khilafatulmuslimin

 

Dari Babinsa turut hadir dalam acara Daulah yang berlangsung selama 2 hari khilafatulmuslimin.com

Dari Babinsa turut hadir dalam acara Daulah yang berlangsung selama 2 hari khilafatulmuslimin.com

Seperti yang diketahui, Klarifikasi Daulah baik untuk Daulah Indonesia bagian Timur maupun Daulah Indonesia bagian Barat diselenggarakan setiap tiga tahun sekali. Ketetapan tersebut diberlakukan pada acara Syiar Kekhalifahan Islam waktu di Klaten tiga tahun yang lalu.

Pada waktu itu, Daulah masih satu-satunya di Kekhalifahan Islam (Khilafatul Muslimin) dengan nama Daulah Indonesia di Sumbawa. Kemudian akhirnya dimekarkan menjadi dua Daulah seperti yang ada saat ini. [Abdul Aziz]

Facebook Comments
Tags:

Related Posts