Khutbatul Wada’ Khalifah Di PPUI Bekasi

Kembali pada akhir pembelajaran tahun 1435 H ini, Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Bekasi mengadakan Khutbatul Wada bagi para Mahasantri Jaami’ah Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagaimana tahun tahun sebelumnya. Insya Allah ini adalah khutbatul wada’ yang terakhir kalinya diselenggarakan di PPUI Bekasi, mengingat pada tahun pembelajaran yang akan datang para mahasantrinya akan dihijrahkan ke Mapin NTB.

Pada Ahad pagi (17/08/1425 H) suasana di PPUI Bekasi terlihat lain dari biasanya, Di depan Asrama Unit Madrasah Khalifah Utsman Bin Affan berdiri sebuah panggung yang sederhana namun tetap indah. Para santri dari yang terkecil sampai yang besar semuanya telah berpakaian rapi mereka duduk di kursi yang telah disediakan. Para tamu pun hadir baik para wali santri serta juga para alumni turut menyaksikan khutbah wada tahun ini. Acara di mulai dari pukul 08.00 – 11.30 WIB dengan acara yang begitu rapi tersusun.

Suasana begitu khidmat dan istimewa karena yang menyampaikan materi khutbatul wada tahun ini adalah khalifah / Amirul Mukminin Al-Ustadz Abdul Qadir Hasan Baraja’.

Dalam khutbahnya Khalifah / Amirul Mu’minin menyampaikan beberapa hal mengenai pendidikan diantaranya:

–          Tujuan pendidikan kita adalah untuk melaksanakan prinsip-prinsip dalam kehidupan untuk menetapi ad-Dien.

–          Pendidikan Islam itu adalah yang menetapi syari’ah dalam segala aturan dan mencetak kader-kader yang berorientasi akhirat.

–          Pemindahan Jaami’ah ke Mapin bukan dimaksudkan pemisahan akan tetapi merupakan perluasan cabang dari PPUI Bekasi, untuk menampung anak warga yang semakin membeludak.

–          Kedepannya pendidikan kita dalam setiap proses pembelajaran harus senantiasa dibarengi dengan dukungan teknologi seperti internet supaya lebih inovatif.

–          Kalau suatu pendidikan tidak istiqomah dengan visi dan misinya, maka pendidikan tersebut akan segera berakhir.

Perlu diketahui bahwa mahasantri yang lulus pada tahun ini sebanyak 9 orang yang terdiri rijal sebanyak 4 orang dan nisa sebanyak 5 orang. Semoga dengan hijrahnya unit pendidikan Jaami’ah Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq ke Mapin akan menjadikan nilai yang lebih baik.

Facebook Comments

Related Posts