KHALIFAH HADIRI ACARA TAHDZIBUL MUBALLIGHIN WILAYAH ACEH-SUMUT

Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), 17-19 Syawwal 1438 H (11-13/07/17). Khalifah/Amirul Mu’minin, Asy-Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ Hafizhahullah beserta Wazirnya hadiri acara “At-Tarbiyyah Wa Tahdzibul Muballighin Wilayah Aceh-Sumut Gelombang ke VIII” di Masjid Al-Marhamah, Blangkejeren, Gayo Lues – Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Acara yang diselenggarakan oleh Keamiran Wilayah Aceh-Sumut ini juga dihadiri oleh Amirud Daulah Khilafatul Muslimin Indonesia Bagian Barat, Ust. Hadi Salam yang berkenaan juga dengan acara Perguliran Kepemimpinan dan Klarifikasi Keamiran Wilayah Aceh-Sumut pada, 16 Syawwal 1438 H (10/07/17) lalu.

Sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati oleh panitia, acara dibuka pukul 08:30 WIB, Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Pembacaan Maklumat dan Latar Belakang Ditegakkannya Kembali Khilafatul Muslimin, serta Pembacaan Bai’at Warga Khilafatul Muslimin oleh Ust. Muhammad Basyir, Amir UmmilQuro Pangkalan Brandan.

Usai Pembacaan Bai’at Warga Khilafatul Muslimin, acara dilanjutkan dengan Kata Sambutan dari Ketua Panitia, Ust. Supriatna. Kata Sambutan dari Amir Wilayah Aceh-Sumut, Ust. Megah Miko HS. Kata Sambutan dari Amirud Daulah Khilafatul Muslimin Indonesia Bagian Barat, Ust. Hadi Salam. Serta Kata Sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Khalifah/Amirul Mu’minin, Asy-Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ Hafizhahullah.

Kehadiran Khalifah/Amirul Mu’minin beserta Wazirnya berkenaan dengan Safari Syawwal Kekholifahan Pusat ke Perwakilan-Perwakilan Khilafatul Muslimin yang ada disepanjang Pulau Sumatera. Sekaligus dalam tahap pembinaan dan Pembai’atan Tugas Murobbi Unit Madrasah Khalifah Utsman Bin Affan (MKUBA) Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Aceh, Gayo Lues.

Dalam hal ini, Khalifah/Amirul Mu’minin, Asy-Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ Hafizhahullah ditugaskan sebagai “Pemateri Acara” oleh panitia. Tidak sampai disitu saja, Wazir-wazirnyapun turut ditugaskan untuk menyampaikan materi diacara tersebut seperti Aqidah Islam, Kekholifahan Islam, Siroh Rasul, Akhlak, JIB (Jama’ah, Imamah, Bai’at), Strategi Dasar Perjuangan Islam dan lain sebagainya.

Acara berlangsung selama kurang lebih tiga hari tiga malam. Dipenghujung acara, seluruh peserta yang sejatinya adalah “Para Wali Santri” adakan Pertemuan dengan Murobbi dan Pengajar Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Aceh Gayo Lues membahas tentang kondisi Pondok Pesantren serta Kuota Santri pada,19 Syawwal 1438 H (13/07/17). [M. Ardiansyah Al Anshori, Medan]

 

Facebook Comments
Tags:

Related Posts