HARI RAYA IDUL ADHA WILAYAH KARAWANG

Karawang, 10 Dzulhijjah 1438H-Kekholifahan Islam Wilayah Karawang laksanakan Hari Raya Sholat I’dul Adha bertempat depan Ruko Central Cikampek.

Warga Khilafah bersama masyarakat umum berbaur menjadi satu, lantunan takbir tahlil dan tahmid menggema disekitar lokasi, menjadikan jengkel musuh Islam akan persatuan yang terjalin erat.

Amir Wilayah Cirebon ikut hadir dalam acara hari raya idul adha di wilayah karawang, ia datang dari sebelum hari raya, diperkirakan sepekan ia bertugas di wilayah karawang dan sekitarnya.

” Alhamdulillah, semalam saya sudah tiba di wilayah karawang, dan langsung menengok anak di Pondok Tahfidz Al Ukhuwah, hari sabtu dan ahad saya akan mengikuti acara Musyawarah Dwi Wulan Daulah IBB di sumedang, yang insyaallah akan ada tadabur alam setelah laporan. ” ujar Ust Itqon Hanif saat di wawancarai oleh team Redaksi

Setelah pelaksanaan sholat idul adha, warga Khilafatul Muslimin langsung menuju ke lokasi pemotongan hewan qurban di Pondok Tahfidz Al Ukhuwah.

Hewan qurban di tahun ini ada 13 domba dan 2 sapi. Salah satu warga di Kemas’ulan Kamarung menyarankan agar pembelian hewan qurban di programkan dari struktural diatas kemas’ulan.

” Seharusnya pembelian hewan qurban diprogramkan struktural diatas kemas’ulan, dan saya berharap semoga tahun depan kita dimampukan oleh Allah SWT untuk qurban sapi. ” pangkas Ust Kasino salah satu warga kamarung pagaden subang

” Aamiin ” spontanitas jawab Amir Wilayah Karawang yang saat itu berada di sampingnya

Daging hewan qurban di bagikan menjadi beberapa level, warga sekitar pondok, warga Khilafah, para santri, donatur sedekah pondok tahfidz Al Ukhuwah dan panitia.

Keceriaan terpancar dari raut muka para santri saat dibagi daging qurban, hampir semua santri ikhwan memegang tusuk sate yang berisi daging siap di panggang.

Kreatifitas dan kecerdasan santri dalam membuat sate, terlihat dari skill yang dimilikinya saat membolak balikan tusukan sate yang cepat matang.

Tanduk domba yang sudah copot di jadikan mainan oleh santri ikhwan, mereka memasangnya diatas telinganya dan seakan-akan menjadi banteng.

Orang tua santri tersenyum manis melihat anak-anaknya ceria bermain dalam kreativitas yang dimilikinya, keceriaan para santri tersimpan dalam dokumentasi hari raya idul adha 1438H wilayah karawang.

Facebook Comments
Tags:
Rate this article!

Related Posts