CHINA LARANG ANAK-ANAK MUSLIM HADIRI KEGIATAN KEAGAMAAN

DUNIA ISLAM 0

Beijing, China – Otoritas pendidik di sebuah daerah berpenduduk mayoritas Muslim di China telah melarang anak-anak menghadiri acara keagamaan (pengajian) selama liburan musim dingin mereka. Larangan ini sebagai bagian dari tindakan keras negara terhadap pendidikan agama.

Biro pendidikan distrik Linxia di provinsi Gansu, China Barat, memuat pemberitahuan online yang merinci bahwa anak-anak sekolah dilarang memasuki gedung-gedung keagamaan, dan juga membaca tulisan suci di kelas atau di gedung-gedung keagamaan. Pihak berwenang menambahkan bahwa siswa dan guru harus memperhatikan pengumuman tersebut, dan bekerja untuk memperkuat ideologi dan propaganda politik, seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (18/1/2018).

Provinsi Gansu adalah rumah bagi banyak Muslim Tionghoa dari kelompok etnis Hui, banyak yang memiliki keturunan Arab atau Persia yang berasal dari Jalan Sutra dan dinasti Mongol. Pemerintah China melakukan tindakan keras terhadap praktik keagamaan dan pendidikan agama.

Ketegangan antara negara China dan komunitas Muslim sangat terasa, terutama di provinsi Xinjiang di China barat laut, di mana terjadi gerakan separatis di kalangan Muslim Uighur yang berbahasa Turki yang berulang kali ditindas oleh pihak berwenang. Anak-anak di Xinjiang juga dilarang menghadiri acara keagamaan. (red, ian, sindonews).

Facebook Comments
Tags:

Related Posts